Sabtu, 13 November 2010

Bisnis Internasional


Nama        : Riska Andriana
NPM          : 26210029
Kelas         : 1EB05
http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=5415772183337380570

Bisnis Internasional

Bisnis Internasional adalah Perusahaan yang terlibat dalam perdagangan maupun investasi internasional.
Ø  Penyebab menjalankan bisnis internasional lebih rumit :
1)      Negara-negara mempunyai ciri khas
2)      Masalah yang dihadapi lebih complex
3)      Bisnis Internasional harus mampu bekerja dengan berbagai kendala perdagangan dan investasi yang ditetapkan suatu pemerintah
4)      Transaksi internasional melibatkan perubahan mata uang
Implikasinya : segala hal antar batas harus dipertimbangkan dalam semua keputusan dan aktivitas yang dijalankan perusahaan multinasional.
Ø  Sebutan perusahaan yang melakukan bisnis Internasional :
1)      Perusahaan Multidomestik :
• Menjalankan bisnis melalui beberapa unit/perusahaan lokal di luar negeri
• Sebuah organisasi dengan cabang di banyak negara,merumuskan strategi bisnisnya sendiri berdasarkan perbedaan dasar yang dipahami
2)      Perusahaan Global :
• Organisasi yang berupaya untuk membakukan dan memadukan operasi diseluruh dunia dalam semua bidang fungsional.
Ø  Kekuatan lingkungan yang mempengaruhi organisasi :
a)      Kekuatan External : Kekuatan yang tak dapat dikontrol langsung oleh manajemen meskipun mempengaruhi perusahan secara langsung atau tidak langsung.
a.       Kompetitif      :  Jenis dan jumlah pesaing , lokasi dan kegiatan mereka
b.      Distributif       :  Agen nasional dan internasional yang tersedia untuk mendistribusikan barang dan jasa.
c.       Variabel Ekonomi : GNP, biaya buruh perunit dan pengeluaran konsumsi pribadi yang mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk melakukan bisnis.
d.      SosioEkonomi : Karakteristik dan distribusi populasi manusia.
e.       Keuangan        : Variable seperti sukubunga, tingkat inflasi, perpajakan.
f.       Legal               : Jenis hukum asing dan domestik yang beragam dan harus dipatuhi oleh perusahaan internasional.
g.      Fisik                : Unsur alam spt topografi, Iklim dan sumber alam.

Ø  Kekuatan penggerak menuju Globalisasi :
  1. Politis              : Kecenderungan unifikasi dan sosialisasi masyarakat global. persetujuan perdagangan preferensial NAFTA, European Union, AFTA.
  2. Teknologi        : Kemajuan-kemajuan dalam teknologi komputer dan komunikasi.
  3. Pasar                : Perusahaan global menjadi pelanggan global.
  4. Biaya               : Globalisasi lini produk dan produk membantu mengurangi biaya dan economies of scale.
  5. Persaingan       : Perusahaan mempertahankan pasar dalam negeri dari para pesaing asing dengan memasuki pasar pesaing luar negeri.

Kamis, 11 November 2010

Manajemen Sumber Daya Manusia


Nama : Riska Andriana
Kelas : 1EB05
Npm   : 26210029
http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=5415772183337380570

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber Daya manusia adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. Kajian manajemen sumber daya manusia menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dll.
Unsur manajemen sumber daya manusia :
a)      Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik.
b)     Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktek manajemen yang mempengaruhi secara langsung sumber daya manusianya.
Manajemen Sumber Daya Manusia diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sumber daya manusia dalam organisasi. Tujuannya adalah memberikan kepada organisasi satuan kerja yang efektif. Untuk mencapai tujuan ini, studi tentang manajemen personalia akan menunjukkan bagaimana seharusnya perusahaan mendapatkan, mengembangkan, menggunakan, mengevaluasi, dan memelihara karyawan dalam jumlah (kuantitas) dan tipe (kualitas).
Ø  Tujuan-tujuan MSDM terdiri dari empat tujuan :
1)      Tujuan Organisasional : Ditujukan untuk dapat mengenali keberadaan manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam memberikan kontribusi pada pencapaian efektivitas organisasi. Walaupun secara formal suatu departemen sumber daya manusia diciptakan untuk dapat membantu para manajer, namun demikian para manajer tetap bertanggung jawab terhadap kinerja karyawan. Departemen sumber daya manusia membantu para manajer dalam menangani hal-hal yang berhubungan dengan sumber daya manusia.
2)      Tujuan Fungsional : Ditujukan untuk mempertahankan kontribusi departemen pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sumber daya manusia menjadi tidak berharga jika manajemen sumber daya manusia memiliki kriteria yang lebih rendah dari tingkat kebutuhan organisasi.
3)      Tujuan Sosial : Ditujukan untuk secara etis dan sosial merespon terhadap kebutuhan-kebutuhan dan tantangan-tantangan masyarakat melalui tindakan meminimasi dampak negatif terhadap organisasi. Kegagalan organisasi dalam menggunakan sumber dayanya bagi keuntungan masyarakat dapat menyebabkan hambatan-hambatan.
4)      Tujuan Personal : Ditujukan untuk membantu karyawan dalam pencapaian tujuannya, minimal tujuan-tujuan yang dapat mempertinggi kontribusi individual terhadap organisasi. Tujuan personal karyawan harus dipertimbangkan jika parakaryawan harus dipertahankan, dipensiunkan, atau dimotivasi. Jika tujuan personal tidak dipertimbangkan, kinerja dan kepuasan karyawan dapat menurun dan karyawan dapat meninggalkan organisasi.

Manajemen Produksi


Nama : Riska Andriana
Kelas : 1EB05
NPM : 26210029
http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=5415772183337380570

Manajemen Produksi

Manajemen produksi adalah salah satu cabang manajemen yang kegiatannya mengatur agar dapat menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang dan jasa. Untuk mengatur kegiatan ini, perlu dibuat keputusan-keputusan yang berhubungna dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi menyangkut pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.

Ø  Tugas dari manajemen produksi :
1. Merancang sistem produksi
2. Mengoperasikan suatu sistem produksi untuk memenuhi persyaratan produksi yang ditentukan.

Ø  Proses produksi meliputi :
1. Proses ekstraktif, contoh pertambangan batu bara, pertambangan timah.
2. Proses fabrikasi, contoh perusahaan mebel, perusahaan tas.
3. Proses analitik, contoh minyak bumi diproses menjadi bensin, solar dan kerosin.
4. Proses sintetik, contoh proses pembuatan obat, pengolahan baja.
5. Proses perakitan, contoh perusahaan televisi, perusahaan industri mobil dan motor.

Ø  Ruang lingkup manajemen produksi :
1. Perencanaan sistem produksi.
2. Perencanaan operasi dan sistem pengendalian produksi

pemasaran


Nama : Riska Andriana
Kelas : 1EB05
NPM : 26210029
Tema : Pemasaran
http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=5415772183337380570


Pemasaran
Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.
Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.
Ø Unsur pokok dalam kegiatan pemasaran :
1.    Pemasar
2.    Barang dan Jasa
3.    Pasar
4.    Proses Pertukaran

Ø Lingkup pengertian pemasaran :
1.    Pemasaran Mikro-Internal      : Pemasaran berlingkup individual atau mikro perusahaan yang berusaha memenuhi kebutuhan pihak internal (pemodal, pelaksana, dan pengelola) perusahaan.
2.    Pemasaran Mikro-Eksternal    : Pemasaran berlingkup individual atau mikro perusahaan yang berusaha memenuhi kebutuhan pihak eksternal (pasar).
3.    Pemasaran Makro                  :   pemasaran berlingkup keseluruhan atau dalam skala makro yang berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan usaha memperlancar arus barang dari produsen ke konsumen.